Dari Sampah Jadi Manfaat : Dan+Dan Ajak Konsumen Buang Beauty Empties dengan Bertanggung Jawab

Bandung, 15 Juni 2025 – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan, gerai kosmetik dan perawatan kulit Dan+Dan hadir dengan inisiatif yang tak biasa: program Beauty Empties. Melalui program ini, pelanggan diajak untuk tidak sembarangan membuang kemasan bekas produk skincare mereka, yang sering kali menumpuk di meja rias atau bahkan berakhir di tempat sampah umum.

Bukan tanpa alasan. Dalam dunia kecantikan, kemasan bekas produk (empties) tak hanya berpotensi mencemari lingkungan, tapi juga rentan disalahgunakan. Beberapa kasus memperlihatkan bagaimana botol kosong bisa diisi ulang oleh pihak tidak bertanggung jawab dan dijual kembali secara ilegal. Dan+Dan ingin memutus rantai itu.

“Untuk di Dan+Dan itu nggak ada minimal barang untuk dibuang di sini, Ka. Feedback yang kakak dapet juga bisa tebus murah atau potongan harga. Kakaknya mau tebus murah produk atau dapet potongan harga?” ujar Dinar, salah satu kasir di Dan+Dan cabang Panyileukan, Kota Bandung.

Program ini berlaku mulai tahun ini di seluruh gerai Dan+Dan. Per tanggal 2 Mei 2025, akun resmi Instagram Dan+Dan (@dandan_indonesia) mengunggah postingan terkait program Beauty Empties, yang menyampaikan bahwa kemasan bekas produk kecantikan kini sudah bisa dibuang langsung ke drop box yang tersedia di seluruh toko Dan+Dan.

Setiap toko menyediakan drop box khusus yang dirancang menyerupai tempat sampah, namun dengan fungsi yang lebih besar: menjaga keamanan konsumen dan merawat bumi. Sebelum membawa kemasan bekas ke toko, pelanggan disarankan untuk membersihkan terlebih dahulu botol atau wadah kosong tersebut agar proses pengumpulan dan daur ulang bisa berjalan lebih efisien dan higienis.

Menurut laporan Cosmetic Packaging Market – Growth, Trends and Forecasts (2020–2025), nilai pasar kemasan kosmetik global diperkirakan naik dari USD 29,07 miliar pada 2019 menjadi USD 37,24 miliar pada 2025, dengan pertumbuhan tahunan sekitar 4,3%. Sekitar 50% dari total kemasan kosmetik di dunia terbuat dari plastik, yang sebagian besar berakhir sebagai limbah tidak terkelola. Fakta ini memperjelas betapa pentingnya upaya daur ulang dari industri kecantikan itu sendiri.

Pelanggan yang turut serta dalam program ini tak hanya mendapatkan potongan harga untuk pembelian berikutnya, tapi juga menjadi bagian dari gerakan yang lebih besar. Dan+Dan mencatat semua sampah yang dikumpulkan akan dikirim ke mitra daur ulang profesional untuk diproses secara aman dan bertanggung jawab.

Dalam era di mana green beauty dan sustainable living menjadi tren, langkah Dan+Dan ini adalah angin segar yang menunjukkan bahwa industri kecantikan pun bisa ikut bertanggung jawab terhadap keberlanjutan. Sebuah gerakan kecil, tapi punya dampak besar, baik untuk konsumen maupun lingkungan.

Scroll to Top