KAMPUNG SENI JELEKONG BISA TERKENAL HINGGA MANCANEGARA

Ternyata di Kabupaten Bandung, ada sebuah kampung yang seolah hidup dari warna dan cerita, yaitu Kampung Seni Jelekong. Di kampung ini, melukis bukan hanya pekerjaan, tetapi juga bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Deretan lukisan yang terpajang di depan rumah warga tampak menari di bawah hangatnya sinar matahari, menarik perhatian setiap pengunjung yang datang. Tak hanya dikenal sebagai kampung pelukis, Jelekong juga menjadi rumah bagi seni Wayang Giri Harja yang namanya telah dikenal hingga mancanegara. Dari kampung inilah lahir banyak seniman dan dalang yang mewarisi kecintaan terhadap seni secara turun-temurun.

Nama Jelekong ternyata punya cerita yang cukup menarik. Menurut Agun Guntara, Jelekong berasal dari kata jlek dan kong yang berarti duduk dan ngawangkong atau mengobrol. Sampai sekarang, sebagian besar warga di kampung ini bekerja sebagai pengrajin seni dan buruh, sehingga suasana seni begitu terasa dalam kehidupan sehari-hari mereka. Ditambah lagi dengan hamparan alam yang masih asri di sekeliling kampung, membuat Jelekong terasa sejuk dan nyaman untuk dikunjungi. Tak sedikit pengunjung yang datang untuk menikmati ketenangan sambil melihat langsung aktivitas para seniman di kampung ini. (Rabu, 10 Juni 2026)

Lukisan menjadi daya tarik yang paling mencolok saat berkunjung ke Kampung Seni Jelekong. Beragam karya terpajang di depan rumah-rumah warga, mulai dari pemandangan sawah, pegunungan, suasana pedesaan, hingga budaya Sunda yang begitu akrab dengan kehidupan masyarakat. Setiap lukisan memiliki sentuhan khas yang membuatnya terasa hidup dan enak dipandang. Ujar Sena banyak pelukis di Jelekong belajar langsung dari orang tua atau keluarganya, sehingga kemampuan melukis terus diwariskan dari generasi ke generasi. Tak heran jika kampung ini menjadi tempat yang selalu menarik bagi pecinta seni maupun wisatawan yang ingin melihat keindahan karya lokal dari dekat.

Selain terkenal dengan lukisannya, Jelekong juga punya kebanggaan lain yang tak kalah memikat, yaitu seni Wayang Golek Giri Harja. Dari tempat inilah lahir banyak dalang yang mewarisi ilmu pedalangan secara turun-temurun, menjaga nyala warisan budaya agar tetap terang di tengah perubahan zaman. Saat gamelan mulai ditabuh, suasana kampung seolah ikut terbang bersama kisah-kisah yang dibawakan para dalang. Tawa penonton, suara sinden, dan gerak wayang yang lincah berpadu menjadi irama yang menghidupkan malam. Kehadiran Giri Harja membuat Jelekong bukan hanya kampung yang dihiasi warna-warni lukisan, tetapi juga panggung budaya tempat cerita-cerita leluhur dan berbicara kepada setiap generasi. Giri harja ini juga telah terkenal hingga mancanegara, namun giri harja ini lebih di gemari oleh Masyarakat lokal terutama di pulau jawa barat. Disanapun terdapat beberapa pengrajin wayang salah satunya wayang grilaya, ujar riki seorang pengrajin wayang, karyanya pernah di beli oleh berbagai negara seperti amerika serikat, Canada dan berbagai negara lainnya. Bahkan pengrajin ini sering diundang ke luar negeri seperti belgia.

Tak hanya menikmati hasil karya yang terpajang, pengunjung yang datang ke Kampung Seni Jelekong juga bisa merasakan langsung pengalaman menjadi seniman. Di beberapa galeri dan rumah warga, pengunjung diajak mencoba melukis bersama para pelukis setempat yang dengan ramah membagikan ilmu dan pengalamannya. Kuas, cat, dan kanvas seolah menjadi jembatan yang mempertemukan wisatawan dengan dunia seni yang selama ini hanya mereka lihat dari kejauhan. Kegiatan ini membuat kunjungan ke Jelekong terasa lebih berkesan karena pengunjung tidak hanya melihat, tetapi juga ikut menciptakan karya. Lewat pengalaman sederhana itu, Jelekong membuktikan bahwa seni bukan hanya untuk dinikmati, melainkan juga untuk dirasakan dan dipelajari bersama.

Meski zaman terus berlari tanpa menoleh ke belakang, Kampung Seni Jelekong tetap berdiri sambil menjaga cerita-ceritanya. Di kampung ini, warna-warna seolah tak pernah lelah bercerita, sementara wayang-wayang tua terus berbisik tentang kisah leluhur kepada generasi yang lebih muda. Suara kuas yang menari di atas kanvas dan denting gamelan yang mengalun pelan menjadi lagu yang menghidupkan setiap sudut kampung. Bagi yang datang, Jelekong bukan cuma tempat untuk melihat lukisan atau wayang, tetapi juga tempat untuk merasakan bagaimana seni tumbuh, bermain, dan bernapas bersama masyarakatnya. Dari kampung kecil yang dipeluk hamparan alam ini, karya-karya seni terus mengepakkan sayapnya hingga terbang jauh ke berbagai penjuru dunia.

Scroll to Top
Abah
Abah Ahli Sejarah & Mitos
Abah
Sampurasun, Cucu Abah! Ayo duduk dulu di sini. Kalau ada pertanyaan soal sejarah, budaya, atau mitos leluhur, silakan tanyakan saja. Abah sudah siap mendongeng!