
Bandung, 2025 — Siapa bilang kuliah bikin mahasiswa nggak bisa produktif? Winna Zahra, mahasiswi UIN Bandung, membuktikan bahwa kesibukan kuliah bisa tetap sejalan dengan hobi dan cuan! Lewat kreativitas dan konsistensi, ia berhasil mengubah manik-manik mungil menjadi aksesoris menarik yang disukai banyak orang mulai dari strap phone, gelang, cincin, keychain hingga kalung.
“Aku memang dari dulu suka banget sama barang-barang lucu, dan bikin kerajinan tangan itu udah jadi hobi dari kecil,” ujar Winna sambil tersenyum. Awalnya, ia hanya membuat aksesori untuk kesenangan pribadi, tapi lama-kelamaan mulai terpikir untuk menjualnya sebagai penghasilan tambahan.
Produk-produknya pun kini makin beragam dan bisa dipesan melalui media sosial seperti Instagram, Shopee, dan WhatsApp. Menariknya, ia juga membuka custom order bagi pelanggan yang ingin desain khusus. “Prosesnya memang butuh kesabaran dan ketelitian, tapi satu gelang bisa selesai sekitar 5 menit. Tergantung modelnya juga,” jelasnya.
Untuk mendapatkan bahan, Winna punya pemasok tetap, baik dari toko offline maupun online. Dengan manajemen waktu yang disiplin dan skala prioritas yang jelas, ia bisa tetap produktif meski jadwal kuliah sedang padat.
“Tantangan paling besar itu soal mood dan waktu. Tapi karena ini hobi, aku tetap happy ngejalaninnya,” ujarnya semangat.
Promosi jadi kunci penting dalam usahanya. Ia aktif membuat konten seperti video tutorial, pamflet menarik, dan paket bundling. Review positif dari teman-teman dan pelanggan jadi bukti bahwa karyanya memang punya daya tarik tersendiri.
“Banyak yang bilang lucu dan unik. Alhamdulillah juga udah pernah kirim pesanan ke luar kota,” kata Winna.
Soal penjualan, Winna tidak menetapkan target tinggi. Ia menjual sekitar 20–40 produk per minggu, meski terkadang juga ada minggu-minggu tanpa penjualan. Namun, hasilnya cukup membantu untuk tambahan uang jajan dan ditabung. Ia juga telaten mencatat keuangan usahanya agar tahu sejauh mana keuntungan yang didapat.
Ke depannya, Winna berencana memperluas jangkauan usahanya dan memperkuat branding produk kerajinannya. “Aku ingin tetap konsisten dan memperluas pasar. Bahkan udah mulai bikin rencana jangka panjang untuk brand ini,” ungkapnya penuh keyakinan.
Bagi mahasiswa lain yang ingin mencoba berwirausaha dari hobi, Winna punya pesan sederhana:
“Jangan takut untuk mencoba. Percaya diri, temukan minat, dan kembangkan. Kesuksesan datang untuk yang mau mengusahakan! Ganbatte!”
