oleh : Revina Rizky

Bandung, Jawa Barat — “ Paris Van Java? Saya Cuma tau itu mall yang punya koleksi brand paling lengkap di Bandung “ jawab puspa (21), seorang yang merupakan pengunjung asal kopo, ketika ditanya perihal makna mana mall yang ia kunjungi setiap akhir bulan. Jawaban puspa mewakili Sebagian besar responden yang di temui di Kawasan Paris Van java mall (PVJ), Bandung, nama yang penuh historis itu ternyata tidak hanya dimaknai sebagai bagian dari warisan Sejarah, bagi sebagaian orang, PVJ hanya tempat belanja dan Hangout yang cozy dan elit. Tapi sebenarnya darimanakah nama itu berasal?
Kota Bandung dahulunya pernah dikenal dengan julukan “Paris Van Java” yang berarti parisnya kota jawa. Julukan ini sangat popular di kalangan elite eropa pada awal abad ke-20, saat bandung menjadi salah satu kota paling modern di Hindia Belanda. bandung pada saat itu dianggap sebagai kota kosmopolitan karena memiliki udara yang sejuk ka, selain itu juga banyak deretan toko mode bergaya eropa di sepanjang Bragawe (yang sekarang menjadi jalan Braga), Serta tempat hiburan bioskop, cafe, dan gedung- Gedung pertunjukan yang megah pada masa itu. Bagi kalangangan kolonial Belanda, Bandung merupakan tempat peristirahatan, penuh hiburan dan kemewahan. Gaya Hidup Masyarakat elite, keberadaan butik-butik dan toko pakaian yang berkelas menjadikan citra bandung sebagai pusat gaya dan mode.Pada akhirnya, “Paris van Java” merujuk pada Bandung sebagai kota yang modern dan elegan pada masanya, bukan sekadar nama.
Tetapi seiring berjalannya waktu, makna itu mulai memudat ditengah keramaian urbanisasi dan komersialisasi. Pada 2006, nama itu justru bangkit Kembali bukan sebagai identitas kota tetapi sebagai sebuah nama mall mewah yakni Paris Van Java Mall atau PVJ. Tetapi, apakah publik masih memahami Sejarah yang dibawanya?
Pada liputan singkat ini, sebanyak 5 pengunjung ditanya soal arti nama “Paris Van Java” Hasilnya? 3 dari mereka tidak tahu mengani asal usul nama tersebut.
“kayanya dari arsitektur nya eropa banget makanya dinamain Paris Van java” ujar putra (20) yang menghubungkan nama mall dengan arsitektur yang memang meniru gaya eropa seperti misalnya cafe outdoor, jalan batu.
“nggak tau sih kalo asal usulnya, kirain karna bandung tuh dulu katanya mirip paris , banyak orang Belanda dan bangunannya juga identik sama eropa” menurut winda, ini pandangan paling umum biasanya datang dari orang yang pernah dengar mengenai Sejarah Kota Bandung. Beberapa orang yang sadar bahwa nama itu digunakan untuk memperkuat citra Bandung yang identik dengan kota gaya hidup.
Mal ini menunjukkan bahwa nama-nama bersejarah dapat tetap hidup, meskipun tidak selalu dalam konteks pendidikan. Nama “Paris van Java” sekarang lebih dianggap sebagai simbol gaya hidup dan kemewahan daripada sebagai pengingat sejarah di tengah budaya konsumsi dan komersialisasi.
PVJ sekarang menjadi simbol gaya hidup kota, bukan pusat sejarah. Meskipun elemen desain bangunannya mengadopsi gaya Eropa klasik, tidak ada penanda atau informasi yang menunjukkan bahwa nama mal berasal dari masa kolonial.
