NuArt Sculpture Park: Harmoni Seni dan Alam di Jantung Bandung Utara

Di kawasan Setraduta yang sejuk di utara Kota Bandung, terdapat sebuah taman seni yang menyuguhkan pengalaman estetika dan ketenangan dalam satu tempat:NuArt Sculpture Park. Didirikan oleh seniman patung ternama,I Nyoman Nuarta, tempat ini lebih dari sekadar galeri seni,ia merupakan ruang ekspresi artistik yang menyatu erat dengan lingkungan dan kehidupan.

NuArt Sculpture Park menghadirkan suasana berbeda dari museum tradisional. Begitu memasuki kawasan seluas hampir tiga hektare ini, pengunjung disambut oleh jalur-jalur hijau yang diapit karya patung berukuran besar yang terbuat dari berbagai material, mulai dari perunggu, tembaga, hingga logam bekas. Setiap karya tidak hanya indah dipandang, tapi juga mengandung narasi mendalam tentang nilai-nilai spiritual, sejarah, hingga kritik sosial.

“Seni harus dialami secara utuh, bukan sekadar dilihat” ungkap Nyoman Nuarta dalam sebuah kesempatan, menggambarkan visinya tentang museum sebagai ruang yang hidup dan dinamis.

Di dalam bangunan galeri utama, pengunjung dapat menikmati koleksi khas Nyoman Nuarta, termasuk prototipe Garuda Wisnu Kencana (GWK)patung kolosal yang kini menjadi ikon budaya di Pulau Bali. Selain patung, dipamerkan pula lukisan, instalasi multimedia, serta dokumentasi proses kreatif yang memperlihatkan sisi lain dari perjalanan artistik sang maestro.

Tak heran jika NuArt sering menjadi tempat berlangsungnya diskusi seni, workshop kreatif, dan pameran temporer yang melibatkan seniman dari berbagai latar belakang. “Proses lebih penting dari hasil,” tutur salah satu kurator, menjelaskan semangat edukatif yang diusung NuArt.

NuArt bukanlah tempat yang eksklusif hanya bagi kalangan seniman. Area taman terbuka menjadi ruang publik yang ramah untuk berbagai kalangan anak-anak, keluarga, hingga fotografer dan pencinta alam. Di sela-sela pepohonan, terdapat bangku taman, jalur santai, serta kafe artistik yang mengajak pengunjung untuk menikmati suasana sambil menyesap secangkir kopi.

Tak jarang pula taman ini digunakan untuk pertunjukan seni, pameran interaktif, hingga konser mini membuktikan bahwa NuArt adalah ekosistem budaya yang menyatu dengan komunitas.

Ciri khas NuArt yang mencolok adalah keberpihakannya terhadap lingkungan. Banyak karya yang memanfaatkan material daur ulang, dan desain tamannya dibuat agar tetap alami dan hemat energi. Prinsip ini sesuai dengan pandangan Nyoman Nuarta bahwa seni semestinya bersahabat dengan bumi, bukan merusaknya.

NuArt Sculpture Park bukan sekadar tempat wisata seni, tapi juga penanda warisan budaya hidup dari seorang seniman yang telah memberikan kontribusi besar selama lebih dari empat dekade. Di tengah hiruk-pikuk kota, tempat ini menjadi ruang sunyi yang memberi ruang bagi perenungan, inspirasi, dan harapan bahwa seni tetap relevan dalam kehidupan modern.

Lokasi: Jl. Setraduta Raya L6, Bandung

Buka: Selasa–Minggu, pukul 09.00–17.00 WIB

 Harga Tiket: Mulai dari Rp 50.000 untuk dewasa

Scroll to Top