PUNGLI DI CURUG DAGO PENINGGALAN RAJA THAILAND

Minggu, 15 juni 2025, 13:30 WIB BANDUNG – Telah terjadi pemungutan liar di sekitar karya wisata curug dago bandung Prasasti Raja Thailand Menurut penjualan warung dekat situ yang bernama ibu (CH) mengatakan “bahwa kurangnya pengunjung diwisata curug itu karena ada faktor pemungutan liar (pungli) setiap tiket dikenakan pembayaran Rp. 5.000 perorang. Untuk uangnya itu untuk diri sendiri padahal orang yang memungut itu sudah mempunyai gaji dari tangerang”.Ibu CH pun sangat kurang setuju dengan adanya pemungutan liar ini karena para pengunjung merasa risih jika disuruh tanda tangan trus di kasih karcis dan dikenakan biaya Rp. 5.000.“awalnya pembangunan ini tahun 1991 dari PEMDA setelah beralih ke tangan tahura pada tahun 2004 menjadi tempat wisata dan banyaknya pengunjung di setiap hari minggu dari jam 06:00-16:00. Terjadinya pungli itu sesudah covid 19 maka dari itu pengunjung di curug dago berkurang dari jam 06:00 – 12:00 sudah sepi dan peminatnya pun berkurang” usap ibu CH.Disamping itu tentunya karya wisata curug dago ini memiliki dua prasasti raja thailand yang mana menarik perhatian disetiap kalangan anak muda, tempatnya cukup enak bagi para pengunjung untuk bersantai, jalan untuk ke curugnya itu cukup curam walaupun sudah ada anak tangga untuk kebawah tetap harus berhati hati. Bagi para pengunjung ke karya wisata curug dago atau ingin meneliti prasasti raja thailand, hati hati jika ada yang memungut bayaran tolak saja!!…

Scroll to Top