Studio Rosid merupakan sebuah ruang yang menggabungkan fungsi galeri seni, kafe, dan museum memori. Tempat ini adalah wujud nyata dari perjalanan hidup dan visi artistik pendirinya, Rosid, seorang seniman otodidak yang berasal dari keluarga petani. Keunikan utamanya terletak pada konsepnya sebagai sebuah karya seni instalasi yang utuh dan dapat dinikmati sambil ditemani hidangan.
Awalnya, Rosid membangun studio ini sebagai tempat berkarya dan memamerkan lukisannya pada tahun 2003. Berangkat dari kecintaannya pada memori masa kecil dan rasa hormat pada profesi ayahnya sebagai petani, ia mulai mengumpulkan berbagai alat pertanian dan benda-benda kayu bekas. Koleksi benda-benda ini tidak sekadar menjadi dekorasi, tetapi merupakan bagian dari narasi yang ingin ia sampaikan. Sebuah saung kayu tua yang dibawanya dari Jawa Timur menjadi titik awal konsep tersebut.
Penataan ratusan benda bernuansa nostalgia ini menciptakan suasana yang khas. Seorang pengamat seni kemudian menyatakan bahwa seluruh penataan Studio Rosid adalah sebuah karya seni serius. Pandangan ini semakin mengukuhkan niat Rosid. Koleksi saung kayunya bahkan pernah dipamerkan sebagai instalasi seni di Singapura.
Seluruh tata ruang dan penempatan benda merupakan hasil karya Rosid sendiri, tanpa rancangan arsitektur formal. Prosesnya bersifat organik; benda-benda ditempatkan dan dari waktu ke waktu disusun kembali menjadi instalasi baru yang penuh makna. Misalnya, kumpulan sabit yang disusun menyerupai bentuk bunga, yang ia sebut sebagai simbol “bunga kehidupan”.
Konsep kafe muncul dari saran pengunjung yang kerap merasa nyaman berlama-lama di sana. Rosid kemudian berkolaborasi dengan keluarganya: ia mengurus tata ruang dan suasana, sementara istrinya mengelola hidangan, dan anaknya menyajikan kopi. Menu yang ditawarkan beragam, dari makanan tradisional seperti nasi liwet hingga camilan kekinian, menjangkau semua kalangan pengunjung.
Rosid berharap dapat melestarikan memori kolektif bagi generasi mendatang. Benda-benda yang sudah jarang digunakan sehari-hari menjadi media pembelajaran tentang kehidupan masa lampau yang penuh ketulusan dan kesederhanaan. Tempat ini juga dirancang terbuka, tanpa pagar pembatas yang tinggi, sebagai wujud transparansi dan keinginan untuk berbagi dengan tetangga sekitar. Pada hakikatnya, Studio Rosid adalah sebuah ruang kontemplasi. Ia mengajak pengunjung untuk tidak hanya menikmati sajian kuliner atau keindahan visual, tetapi juga untuk merenungkan nilai-nilai tradisi, menghargai akar budaya, dan menemukan ketenangan di tengah suasana yang sarat dengan cerita dan sejarah.
