Skateboard dan Solidaritas: Anak Jalanan Bangun Komunitas di Kolong Jembatan Layang Pasupati

Di kolong Jembatan Layang Pasupati, Jln. Taman Sari, Kota Bandung. Tempat yang dulu dikenal gelap dan rawan kini terdengar suara roda papan seluncur yang berpacu di atas beton. Mereka bukan atlet nasional atau pemain profesional. Mereka adalah anak-anak muda, sebagian berasal dari jalanan, yang menemukan tempat aman dan kebebasan berekspresi lewat komunitas skateboard yang tumbuh perlahan tapi pasti.

Yang terjadi di bawah jembatan itu bukan sekadar bermain skateboard. Di sana tumbuh sebuah ruang sosial, tempat solidaritas dijalin melalui papan kayu beroda. Skatepark Pasupati kini jadi tempat latihan, ruang berkarya, bahkan jadi batu loncatan untuk meraih prestasi dalam berbagai kompetisi skateboard.

Komunitas ini terdiri dari anak muda Bandung dari beragam latar belakang. Ada yang datang dari keluarga biasa, ada pula yang besar di jalanan. Tokoh seperti Topan Kristian dan Aden Lukman penggiat skateboard sejak 2012 menjadi figur penting dalam komunitas ini. Mereka tidak hanya berlatih, tapi juga membina dan menginspirasi anggota lainnya.

Skatepark ini diresmikan oleh pemerintah kota pada tahun 2014. Namun, aktivitas komunitas ini sudah berjalan bahkan sebelum itu. Seiring waktu, kegiatan mereka semakin berkembang dari sekadar menyalurkan hobi, hingga menjadi ajang prestasi dan solidaritas sosial.

Bagi anak-anak muda, terutama mereka yang berasal dari kalangan jalanan, tempat ini adalah oase. Skatepark ini memberi mereka alternatif dari kehidupan jalanan yang keras menawarkan ekspresi, pertemanan, disiplin, bahkan harapan akan masa depan. Daripada terjerumus ke hal negatif, mereka memilih meluncur di atas papan sambil mengasah keterampilan.

Mereka bertahan dengan semangat gotong royong. Meski fasilitas mulai usang dan minim perhatian, komunitas ini tetap hidup. Para anggota sering mengadakan patungan untuk memperbaiki lintasan yang rusak, dan berharap adanya perhatian pemerintah dalam perawatan dan pengembangan tempat ini. Beberapa dari mereka bahkan telah berhasil menembus kompetisi tingkat daerah dan nasional.

Scroll to Top