
Ciamis, Desa Rancah, Kecamatan Rancah – Sore itu, saya tidak sengaja melewati bangunan megah nan koko ditengah luasnya sawah dan pohon-pohon di pedesaan. Saya pun menanyakan itu kepada orangtua saya, “Itu Kantor Desa Rancah, bagus ya?”, ucap orangtua saya. Mau dilihat berkali-kali pun tidak akan mengurangi kekaguman masyarakat setiap kali melihat bangunan tersebut. Kantor Desa ini terletak di Desa Rancah, berdiri mencolok dan menarik perhatian. Renovasi total yang dimulai sejak pertengahan tahun lalu telah selesai, menghadirkan bangunan megah bergaya arsitektur Eropa klasik. Desain ini dipilih sebagai simbol semangat baru dalam pelayanan publik sekaligus untuk memperindah lingkungan desa.
Bangunan kantor desa tersebut tampak berbeda dari kebanyakan kantor desa lainnya. Pilar-pilar tinggi, jendela lengkung besar, dan ornamen-ornamen bergaya klasik Eropa menjadikan tampilan kantor lebih elegan. Di bagian interior, warna merah-putih mendominasi, memberikan kesan klasik sekaligus menonjolkan nuansa kebangsaan. Selain menarik secara visual, bangunan ini juga dirancang dengan mempertimbangkan aspek fungsional, termasuk aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
Sebagian besar masyarakat memberikan respons positif terhadap perubahan ini. Fasilitas pelayanan yang kini lebih tertata dan nyaman, serta suasana bersih dan modern, membuat warga merasa lebih dihargai. Area sekitar kantor pun sering dimanfaatkan sebagai tempat bersantai dan lokasi swafoto, bahkan menarik perhatian pengunjung dari luar desa setelah viral di media sosial.
Namun demikian, tidak semua kalangan sepenuhnya setuju dengan konsep pembangunan tersebut. Sejumlah tokoh adat dan pemerhati budaya lokal menyayangkan pemilihan gaya arsitektur yang dinilai kurang mencerminkan identitas masyarakat Sunda. Mereka menilai bahwa kantor desa, sebagai representasi pemerintahan lokal, seharusnya mencerminkan kearifan lokal dan nilai-nilai tradisional yang telah lama melekat dalam kehidupan masyarakat.
Menanggapi perbedaan pandangan ini, Pemerintah Desa Rancah menyatakan bahwa mereka akan tetap menjaga keseimbangan antara modernisasi dan pelestarian budaya. Dalam rencana ke depan, unsur-unsur budaya lokal akan dihadirkan melalui berbagai kegiatan desa dan penyesuaian interior kantor agar tetap relevan dengan nilai-nilai kultural masyarakat setempat.
Dengan adanya fasilitas baru ini, Pemerintah Desa Rancah berharap pelayanan publik semakin optimal, partisipasi masyarakat meningkat, serta tercipta suasana desa yang lebih dinamis dan membanggakan.
