KH. Raden Muhammad Bin Alqo dan Jejak Penyebaran Islam di Bandung Timur
Keheningan suasana yang menyelimuti makam KH. Raden Muhammad Bin Alqo, Sebuah makam yang menyimpang jejak sejarah serta nilai spiritual yang
Keheningan suasana yang menyelimuti makam KH. Raden Muhammad Bin Alqo, Sebuah makam yang menyimpang jejak sejarah serta nilai spiritual yang
Suasana lanskap pegunungan yang sejuk dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan, makam Syekh Muhammad Raden Syafe’i berdiri sebagai saksi bisu
Tugu yang berada di halaman masjid Cijaura Bandung, menarik perhatian masyarakat setelah diresmikan oleh wali kota Bandung Wahyu Hamijaya pada
Museum Bale Indung Rahayu di Purwakarta menghadirkan rekam jejak pandangan hidup masyarakat Sunda dalam memaknai perjalanan kehidupan manusia. Ruang-ruang tematik
Di balik gapura hitam, putih, dan merah bertuliskan “Selamat Datang di Kampung Budaya Seni i& Jelekong“, tersimpan kisah panjang sebuah
Arief parkir di depannya hampir setiap minggu. Kadang ia mampir beli es teh di warung seberang. Kadang hanya lewat. Tapi
Sebuah bangunan bersejarah yang menjadi saksi perjuangan masyarakat pada masa penjajahan berdiri tegak di tengah perkembangan modern Kabupaten Cianjur. Yaitu,
Guha Pawon menyimpan misteri ribuan tahun yang belum sepenuhnya terpecahkan, Guayang namanya berarti “dapur” dalam bahasa Sunda bukan sekedar rongga
Masjid Al-Syuro Cipari di Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, masih berdiri kokoh sebagai salah satu bangunan bersejarah yang menjadi kebanggaan masyarakat.
Bangunannya tampak mulai kusam dan kurang terawat karena penjaga makam yang sudah lanjut usia. Bangunan tersebut merupakan makam daripada seorang