
Rombongan peziarah tampak silih berganti memasuki masjid yang berdiri tidak jauh dari Goa Safarwadi. Di dalam bangunan sederhana namun sarat makna sejarah itu, makam Syekh Khotib Muwahid menjadi magnet wisata religi yang menarik perhatian pengunjung. Selain berdoa, mereka juga ingin menelusuri kisah perjuangan tokoh yang diyakini memiliki peran penting dalam perkembangan Islam di wilayah tasikmalaya.
Keberadaan makam Syekh Khotib Muwahid tepat di dalam masjid. dekat Goa Safarwadi menjadi daya tarik tersendiri bagi para peziarah. Selain berziarah, pengunjung juga menelusuri sejarah perjuangan tokoh penyebar Islam yang namanya masih dihormati masyarakat setempat hingga kini.
Arus peziarah terus berdatangan menuju makam Syekh Khotib Muwahid yang berada didalam masjid, dan masjid tersebut dekat kawasan Goa Safarwadi. Sosok ulama tersebut dikenal melalui cerita turun-temurun masyarakat sebagai tokoh yang memiliki peran penting dalam penyebaran ajaran Islam. Tak heran, selain berziarah, banyak pengunjung memanfaatkan kesempatan untuk menelusuri jejak sejarah dan nilai-nilai dakwah yang diwariskannya.
Keberadaan makam Syekh Khotib Muwahid menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu tujuan wisata religi yang cukup ramai dikunjungi, terutama pada akhir pekan maupun momen keagamaan tertentu. Selain berziarah, pengunjung juga kerap mengunjungi Goa Safarwadi yang lokasinya berdekatan sehingga menambah daya tarik kawasan tersebut sebagai destinasi religi dan sejarah.
Menurut Nurudin, warga lokal yang kerap mendampingi peziarah, Syekh Khotib Muwahid dikenal masyarakat sebagai ulama yang memiliki pengaruh besar dalam penyebaran ajaran islam pada masanya. “Kadang ada juga banyak orang yang datang karena ingin mengetahui sejarah beliau dan sekalian memanjatkan doa. Nama beliau itu sangat dihormati dan kisah perjuangannya terus diceritakan turun temurun,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan, keberadaan makam tersebut bukan sekedar tempat ziarah saja, melainkan bagian dari warisan sejarah yang harus dijaga. “Saya harap tempat ini tetap terjaga agar generasi-generasi yang datang bisa tau perjuangan ulama terdahulunya, khususnya Syekh Khotib ini. Selain jadi tempat berziarah dan ibadah, lokasi ini juga punya pelajaran sejarah dan budaya bagi masyarakat.” katanya.
