
Sebuah rumah sederhana yang menjadi tempat lahirnya puluhan wayang golek dengan ciri khas yang unik. Di tempat inilah Pak Risnandy, seorang pengrajin wayang golek, menghasilkan karya-karya yang tidak hanya bernilai seni tinggi, tetapi juga tetap mempertahankan keaslian pakem wayang Sunda. Keunikan karya Pak Risnandy terletak pada proses pembuatannya yang masih sepenuhnya dilakukan secara manual, mulai dari pemilihan kayu, pengukiran, hingga proses pewarnaan.
Berbekal pahat dan keterampilan yang telah diasah selama bertahun-tahun, Pak Risnandy mengerjakan setiap detail ukiran dengan penuh ketelitian tanpa bantuan mesin. Setiap tokoh wayang memiliki karakteristik tersendiri yang diwujudkan melalui bentuk wajah, ekspresi, ornamen, serta perpaduan warna yang mengikuti aturan dalam seni wayang Sunda. Detail ukiran yang halus dan presisi inilah yang menjadi ciri khas utama karya-karyanya.
Di tengah perkembangan teknologi yang memungkinkan proses produksi menjadi lebih cepat, Pak Risnandy tetap mempertahankan teknik tradisional. Menurutnya, penggunaan cara manual mampu menghasilkan detail yang lebih hidup sekaligus menjaga nilai autentik dari sebuah wayang golek. Baginya, wayang bukan sekadar benda kerajinan, melainkan representasi dari warisan budaya yang mengandung filosofi dan nilai-nilai kehidupan.
Keunikan lainnya terlihat pada kesetiaan Pak Risnandy dalam mempertahankan pakem seni wayang Sunda. Ia memastikan bahwa setiap bentuk tokoh, motif hiasan, hingga pewarnaan tetap sesuai dengan karakter asli yang diwariskan secara turun-temurun. Karena itu, setiap karya yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga berfungsi sebagai media pelestarian budaya.
Proses pembuatan satu tokoh wayang dapat memakan waktu berhari-hari bahkan berminggu-minggu, tergantung tingkat kerumitannya. Seluruh bagian wayang, mulai dari kepala, badan, hingga ornamen pelengkap, dikerjakan secara bertahap dengan penuh kesabaran. Ketelitian tersebut menghasilkan karya yang memiliki kualitas tinggi dan karakter yang kuat pada setiap tokohnya.
Berkat keunikan dan konsistensinya dalam menjaga kualitas, karya-karya wayang golek Pak Risnandy tidak hanya dikenal di Bandung, tetapi juga telah menarik perhatian kolektor dan pecinta seni dari berbagai daerah hingga mancanegara. Beberapa hasil karyanya bahkan telah dikirim ke luar negeri sebagai koleksi seni dan media pembelajaran budaya Indonesia.
Pada saat arus modernisasi dan menurunnya minat generasi muda terhadap kesenian tradisional, Pak Risnandy berharap wayang golek tetap mendapat tempat di hati masyarakat. Melalui karya-karyanya, ia terus berupaya menjaga keaslian seni wayang sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya Sunda kepada generasi mendatang.
