Spektrum Tesis yang Unik dan Inovatif, Mahasiswa Magister Sejarah Peradaban Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung Angkatan 2024 Lulus Munaqasyah dalam Waktu Kurang dari Dua Tahun

Bandung, 17 Juni 2026 – Program Studi Magister Sejarah Peradaban Islam (SPI) berhasil menorehkan capaian akademik yang membanggakan. Sebanyak 17 mahasiswa Angkatan 2024 dinyatakan lulus dalam sidang munaqasyah yang diselenggarakan pada 17 Juni 2026. Keberhasilan ini semakin istimewa karena seluruh mahasiswa mampu menyelesaikan studi magister hanya dalam waktu 1 tahun, 10 bulan, dan 29 hari, sebuah pencapaian yang menunjukkan dedikasi, disiplin, dan komitmen tinggi dalam pengembangan kajian sejarah.

Yang menarik, tesis-tesis yang dihasilkan para mahasiswa tidak hanya mengangkat tema-tema sejarah konvensional, tetapi juga menghadirkan berbagai kajian inovatif yang memperluas cakrawala historiografi Islam dan Indonesia. Beragam topik kontemporer berhasil dikaji melalui pendekatan sejarah, mulai dari sejarah bayi tabung di Indonesia, kampanye kebersihan dan kesehatan masyarakat, hingga sejarah undian berhadiah dan dinamika sosial-keagamaannya. Keragaman tema tersebut menunjukkan bahwa sejarah tidak hanya berbicara tentang masa lampau yang jauh, melainkan juga mampu menjelaskan fenomena-fenomena modern yang memengaruhi kehidupan masyarakat saat ini.

Adapun mahasiswa yang dinyatakan lulus dalam sidang munaqasyah tersebut adalah Abdul Wahab Junaedi, Anggy Giri Prawiyogi, Apipudin, Arga Adha Anwari, Dedy Frianto, Destiany Nirmalasari, Ilham Faisal Hawari, Mohamad Aqbil Wikarya Abdul Karim, Muhamad Zaky Avicena, Muhammad Utari, Mulyanudin, Puad Badruzzaman, Salman Najmudin, Syahidah Qolbiyah Sakinah, Teddiansyah Nata Negara, Ojel Sansan Yusandi, dan Zaahidah Aufaa Ahdillah.

Keberhasilan para mahasiswa tersebut tidak terlepas dari bimbingan, arahan, dan doa yang diberikan oleh Ketua Program Studi Magister Sejarah Peradaban Islam, Prof. Dr. H. Asep Achmad Hidayat, M.Ag., serta Sekretaris Program Studi, Dr. Usman Supendi, M.Pd.. Di bawah kepemimpinan keduanya, program studi terus mendorong lahirnya penelitian-penelitian yang relevan, inovatif, dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu sejarah serta peradaban Islam.

Dalam beberapa tahun terakhir, Program Studi Magister Sejarah Peradaban Islam semakin dikenal sebagai ruang akademik yang memberikan kebebasan intelektual kepada mahasiswa untuk mengeksplorasi berbagai tema sejarah yang multidisipliner. Pendekatan ini terbukti mampu menghasilkan karya-karya ilmiah yang tidak hanya bernilai akademis, tetapi juga memiliki relevansi sosial yang tinggi terhadap perkembangan masyarakat Indonesia.

Momen kelulusan ini menjadi tonggak penting bagi para lulusan untuk melanjutkan kiprah mereka sebagai akademisi, peneliti, pendidik, maupun praktisi di berbagai bidang. Dengan bekal keilmuan sejarah yang kuat serta pengalaman penelitian yang mendalam, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pelestarian memori kolektif bangsa, dan pembangunan peradaban yang lebih baik.

Sidang munaqasyah yang berlangsung pada 17 Juni 2026 tersebut tidak hanya menandai berakhirnya perjalanan akademik para mahasiswa, tetapi juga menjadi awal dari pengabdian intelektual mereka di tengah masyarakat. Keberhasilan menyelesaikan studi dalam waktu kurang dari dua tahun menjadi bukti bahwa semangat kolaborasi, budaya akademik yang sehat, dan dukungan institusi mampu melahirkan generasi sejarawan muda yang produktif, kritis, dan visioner.

Selamat kepada seluruh lulusan Magister Sejarah Peradaban Islam Angkatan 2024. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi cahaya yang menerangi perjalanan pengabdian kepada agama, bangsa, dan kemanusiaan.

Scroll to Top
Abah
Abah Ahli Sejarah & Mitos
Abah
Sampurasun, Cucu Abah! Ayo duduk dulu di sini. Kalau ada pertanyaan soal sejarah, budaya, atau mitos leluhur, silakan tanyakan saja. Abah sudah siap mendongeng!