PETILASAN MBAH DALEM GORDAH JADI SAKSI BISU PENYEBARAN ISLAM DI BANDUNG TIMUR

Petilasan Mbah Dalem Gordah di Kawasan Ujungberung, Bandung Timur, masih aktif dikunjungi masyarakat untuk berziarah. Situs peninggalan Islam tersebut dikenal sebagai salah satu tempat bersejarah yang berkaitan dengan penyebaran Islam di wilayah Bandung Timur serta memiliki ciri khas berupa petilasan yang ditutupi kayu jati dan dikelilingi pepohonan jati.

Keberadaan petilasan ini tidak hanya menyimpan nilai sejarah dan religi, tetapi juga berbagai cerita yang masih hidup di tengah masyarakat. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai sosok Mbah Dalem Gordah serta kondisi petilasan saat ini maka dilakukanlah wawancara dengan Cucu, seorang kuncen petilasan yang selama ini turut menjaga dan merawat kawasan tersebut. 

Menurut Cucu, Mbah Dalem Gordah dikenal oleh masyarakat sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam penyebaran agama Islam di wilayah Bandung Timur. Meskipun informasi tertulis mengenai beliau cukup terbatas, kisah dan pengaruhnya masih hidup dalam ingatan masyarakat hingga saat ini.

“Sejarah Mbah Dalem Gordah memang lebih banyak diceritakan secara turun-temurun. Sampai sekarang masyarakat masih menghormati beliau sebagai tokoh yang berjasa dalam penyebaran Islam di daerah Ujungberung dan sekitarnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kawasan petilasan sengaja dijaga agar tetap terawat dan tidak kehilangan nilai sejarahnya. Salah satu tradisi yang masih dipertahankan adalah kewajiban meminta izin terlebih dahulu sebelum memasuki area petilasan.

“Setiap pengunjung yang datang biasanya meminta izin dulu. Itu sudah menjadi aturan dan bentuk penghormatan terhadap tempat ini,” katanya.

Selain nilai sejarah dan religius, kondisi lingkungan di sekitar petilasan juga menjadi daya tarik tersendiri. Kawasan tersebut berada di daerah perbukitan dan dikelilingi pohon-pohon jati yang menciptakan suasana sejuk dan tenang.

“Banyak pengunjung yang mengatakan suasana di sini berbeda. Karena masih banyak pohon jati, tempatnya terasa lebih tenang dan nyaman untuk berziarah,” tuturnya.

Menurutnya, jumlah pengunjung yang datang ke petilasan masih cukup banyak, terutama pada hari-hari tertentu. Tidak hanya warga sekitar, beberapa peziarah juga datang dari luar daerah untuk mengetahui sejarah Mbah Dalem Gordah maupun berdoa di kawasan petilasan tersebut.

Keberadaan Petilasan Mbah Dalem Gordah menjadi bukti bahwa jejak sejarah Islam di Bandung Timur masih tetap terjaga hingga saat ini. Melalui pelestarian kawasan petilasan dan berbagai tradisi yang masih dijalankan masyarakat, nilai-nilai sejarah, budaya, dan keagamaan yang diwariskan oleh Mbah Dalem Gordah diharapkan dapat terus dikenal dan dilestarikan oleh generasi mendatang.

Scroll to Top
Abah
Abah Ahli Sejarah & Mitos
Abah
Sampurasun, Cucu Abah! Ayo duduk dulu di sini. Kalau ada pertanyaan soal sejarah, budaya, atau mitos leluhur, silakan tanyakan saja. Abah sudah siap mendongeng!