
Desa Ciharashas, 21 Agustus 2026 — Emosi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Senang, sedih, marah, takut, hingga kecewa adalah perasaan yang wajar dialami oleh setiap orang, termasuk anak-anak. Namun, tidak semua anak mengetahui bagaimana cara mengenali, memahami, dan mengelola emosi yang sedang mereka rasakan.
Melihat pentingnya hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan kegiatan edukasi dengan tema “Mengenali, Memahami, dan Mengelola Emosi” bagi anak-anak di MTs Nurul Hatta. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja KKN yang bertujuan memberikan pemahaman kepada anak mengenai emosi dengan cara yang sederhana, interaktif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa kelas VIII A dan VIII B serta dihadiri oleh guru yang turut mendampingi jalannya kegiatan. Sejak awal kegiatan, anak-anak terlihat antusias menyimak materi yang disampaikan oleh mahasiswa KKN.
Dalam pemaparan materi, mahasiswa KKN mengajak anak-anak untuk terlebih dahulu memahami apa yang dimaksud dengan emosi. Anak-anak diperkenalkan dengan berbagai macam emosi dasar, seperti senang, sedih, marah, dan takut.
Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana serta disertai contoh-contoh yang dekat dengan pengalaman anak-anak. Dengan begitu, mereka tidak hanya mengetahui nama-nama emosi, tetapi juga mulai memahami situasi yang dapat memunculkan emosi tersebut.
Untuk membuat suasana pembelajaran semakin menarik, mahasiswa KKN juga mengajak anak-anak mengikuti permainan “Guess the Emotion”. Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak menebak emosi berdasarkan ekspresi atau situasi yang diberikan. Permainan tersebut membuat suasana kegiatan menjadi lebih hidup sekaligus membantu anak-anak mengingat kembali materi yang telah disampaikan.
Selain mengenali emosi, anak-anak juga diberikan pemahaman bahwa setiap perasaan yang muncul merupakan hal yang wajar. Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana seseorang dapat merespons dan mengelola emosi tersebut dengan cara yang tepat.
Setelah seluruh materi disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan pengisian worksheet yang telah disiapkan oleh anggota KKN. Worksheet tersebut menjadi media bagi anak-anak untuk menerapkan pemahaman yang telah mereka dapatkan selama kegiatan.
Melalui worksheet, anak-anak diajak untuk mengenali berbagai emosi serta menghubungkannya dengan pengalaman yang pernah mereka alami. Mereka juga diarahkan untuk memahami bagaimana cara menghadapi dan mengelola emosi dalam situasi tertentu.
Anak-anak mengerjakan worksheet dengan didampingi oleh mahasiswa KKN. Beberapa di antara mereka juga aktif bertanya ketika menemukan bagian yang belum dipahami. Kegiatan ini membuat proses pembelajaran menjadi lebih personal karena anak-anak dapat menuangkan pemahaman dan perasaan mereka melalui lembar kerja yang telah disediakan.
Kegiatan edukasi ini juga mendapatkan tanggapan positif dari guru yang mengikuti rangkaian seminar. Salah satu guru menyampaikan bahwa materi mengenai emosi sangat berguna dan diharapkan tidak hanya diterapkan oleh siswa yang mengikuti kegiatan, tetapi juga dapat dibagikan kepada siswa lainnya.
“Berguna sekali. Insyaallah, mudah-mudahan selain dari kelas VIII A dan B, anak-anak semua juga bisa mengamalkan pengetahuan dari adik-adik dan kakak-kakak yang mengikuti seminar sekarang ini,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi berbagai materi dan aktivitas yang diberikan selama kegiatan, mulai dari permainan Guess the Emotion hingga pembahasan mengenai pengertian dan macam-macam emosi dasar.
“Pengetahuannya banyak sekali ya. Ada yang bisa ditulis dan mungkin dirangkum di dalam hati dan perasaan. Tadi juga sudah mengisi Guess the Emotion, ada tujuan pembelajaran, apa itu emosi, macam-macam emosi dasar, dan produk yang terangkum di dalam buku itu,” lanjutnya.
Di akhir penyampaiannya, guru tersebut berharap kegiatan yang diberikan mahasiswa KKN dapat memberikan manfaat bagi para siswa.
“Semoga bermanfaat dan bisa bertemu kembali,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap anak-anak tidak hanya mengetahui berbagai jenis emosi, tetapi juga mampu lebih peka terhadap perasaan yang muncul dalam diri mereka. Kemampuan tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak dalam menghadapi berbagai situasi, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Mengenali emosi merupakan langkah awal untuk memahami diri sendiri. Ketika anak mampu mengetahui apa yang sedang dirasakan, mereka akan lebih mudah belajar menentukan bagaimana cara merespons perasaan tersebut secara tepat.
Program edukasi “Mengenali, Memahami, dan Mengelola Emosi” pun menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada perkembangan diri dan kemampuan sosial-emosional anak.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti setelah seminar selesai, tetapi dapat terus diterapkan dan dibagikan kepada anak-anak lainnya dalam kehidupan sehari-hari.
