
Bogor-Situs Arca Domas yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Desa Tapos I, merupakan salah satu peninggalan sejarah yang sering dikaitkan dengan tradisi masyarakat Sunda Kuno. Keberadaan situs ini hingga kini masih menarik perhatian masyarakat karena menyimpan nilai sejarah dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Letaknya yang berada di kawasan pegunungan juga membuat suasana situs tetap alami dan terjaga.
Arca Domas dikenal sebagai situs yang terdiri atas susunan batu-batu yang dianggap memiliki makna penting dalam kehidupan spiritual masyarakat Sunda pada masa lampau. Meski belum diketahui secara pasti kapan situs ini pertama kali digunakan, situs tersebut dipercaya telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Sunda selama berabad-abad dan masih dikenal hingga sekarang.
Menurut Dede Suherman (29) selaku pengelola Situs Arca Domas, situs tersebut memiliki nilai sejarah yang penting karena menjadi salah satu bukti keberadaan tradisi dan budaya masyarakat Sunda pada masa lalu. Keberadaannya tidak hanya menarik perhatian wisatawan, tetapi juga peneliti dan pegiat sejarah yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai warisan budaya Sunda.
“Arca Domas itu salah satu peninggalan yang menunjukkan bahwa orang Sunda baheula memiliki tradisi dan sistem kepercayaan yang berkembang jauh sebelum masa modern. Sehingga, situs ini perlu dijaga dan dilestarikan,” ujar Dede Suherman saat diwawancarai pada Sabtu (6/4).
Dede menjelaskan bahwa pengunjung yang datang umumnya tertarik pada sejarah situs serta suasana alam di sekitarnya yang masih terjaga. Menurutnya, lokasi Arca Domas yang berada di kawasan hutan Gunung Salak memberikan pengalaman berbeda dibandingkan situs sejarah lainnya yang berada di kawasan perkotaan.
Keberadaan Arca Domas menunjukkan bahwa warisan sejarah tidak hanya tersimpan dalam buku atau museum, tetapi juga dapat ditemukan dalam bentuk situs yang masih bertahan hingga saat ini. Melalui pelestarian dan pengenalan kepada masyarakat, situs tersebut diharapkan dapat terus menjadi sumber pengetahuan mengenai sejarah dan budaya Sunda bagi generasi mendatang.
